KARANGANYAR — Gerbong regenerasi Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Karanganyar resmi bergerak. Bertempat di Gedung NU Desa Bungkanel yang asri, rapat Tim Formatur digelar pada Jumat (31/1/2026), menandai langkah perdana penyusunan struktur kepengurusan masa khidmat 2026–2028.

Pertemuan ini merupakan tindak lanjut strategis dari Konferensi Anak Cabang (Konferancab) ke-IX. Agenda utama rapat difokuskan pada penyusunan komposisi Badan Pengurus Harian (BPH), sebuah "kabinet" inti yang akan menahkodai organisasi pelajar NU di Karanganyar selama dua tahun ke depan.

Rapat yang dihadiri oleh Ketua Terpilih, Ketua Demisioner, dan seluruh anggota tim formatur ini berlangsung hangat namun dinamis. Diskusi alot sempat mewarnai forum ketika peserta rapat menimbang figur-figur potensial untuk mengisi pos-pos vital, mulai dari Wakil Ketua Departemen, Sekretaris, hingga Bendahara.

Ketua Mandataris PAC IPNU Karanganyar, Muhammad Fahmi, menegaskan bahwa penyusunan struktur ini tidak dilakukan secara sembarangan. Ia menekankan pentingnya menempatkan kader yang tepat di posisi yang tepat (the right man on the right place).

"Rapat formatur hari ini adalah pondasi awal. Kami berupaya menyusun struktur yang tidak hanya gemuk secara kuantitas, tetapi solid secara kualitas. Nama-nama yang kami sepakati di BPH inti ini adalah kader-kader yang kami yakini memiliki loyalitas dan kapabilitas untuk berlari bersama memajukan IPNU Karanganyar," tegas Fahmi di sela-sela rapat.

Senada dengan Fahmi, Ketua Mandataris PAC IPPNU Karanganyar, Fatmah Aulia Bela Sabila, mengungkapkan bahwa tantangan organisasi ke depan menuntut tim yang responsif dan inklusif.

"Alhamdulillah, musyawarah berjalan sangat produktif. Kami fokus mencari figur yang siap bekerja keras dan ikhlas. Khusus untuk IPPNU, formasi BPH yang baru ini diharapkan mampu menjawab tantangan zaman, terutama dalam pengkaderan pelajar putri. Ini baru langkah awal, rekrutmen lembaga dan departemen akan segera menyusul," ujar Fatmah optimis.

Nuansa kekeluargaan sangat terasa seiring matahari yang mulai terbenam di ufuk barat Desa Bungkanel. Kehadiran para ketua demisioner memberikan suntikan moral tersendiri bagi pengurus baru.

Ketua Demisioner PAC IPNU Karanganyar, Fatkhul Fahmi Zain, menyampaikan apresiasinya atas gerak cepat tim formatur. Ia berharap kepengurusan baru ini bisa melampaui capaian periode sebelumnya.

"Melihat dinamika forum tadi, saya sangat optimis. Ada energi baru yang dibawa oleh rekan-rekan formatur. Pesan saya, jaga terus soliditas ini. Jabatan adalah amanah, dan saya percaya Rekan Fahmi beserta tim BPH yang baru terbentuk mampu membawa IPNU Karanganyar lebih progresif," tutur Fatkhul.

Sementara itu, Ketua Demisioner PAC IPPNU, Siti Galuh Nur Zaki, mengingatkan pentingnya kesinambungan program dan inovasi baru.

"Selamat kepada tim yang telah terbentuk. Ingat, organisasi ini adalah wadah belajar. Jangan takut salah, tapi takutlah jika tidak berbuat apa-apa. Saya titipkan IPPNU Karanganyar kepada Rekanita Fatmah dan jajarannya. Jadikan Bungkanel sore ini sebagai saksi semangat kalian untuk berkhidmat," ungkap Siti Galuh dengan nada haru.

Berdasarkan hasil musyawarah yang berakhir menjelang petang, telah disepakati susunan inti Badan Pengurus Harian (BPH) PAC IPNU dan IPPNU Karanganyar Masa Khidmat 2026–2028 sebagai berikut:

Komposisi BPH PAC IPNU:
Ketua: Muhammad Fahmi
Sekretaris: Fathurrohman
Bendahara: Muhammad Azzam Pradana
Dilengkapi dengan 6 Wakil Ketua, 6 Wakil Sekretaris, dan 1 Wakil Bendahara.

Komposisi BPH PAC IPPNU:
Ketua: Fatmah Aulia Bela Sabila
Sekretaris: Hana Faroha
Bendahara: Unaisatus Zahro
Dilengkapi dengan 7 Wakil Ketua, 7 Wakil Sekretaris, dan 1 Wakil Bendahara.

Rapat tim formatur ini baru merupakan babak pembuka. Proses rekrutmen akan terus bergulir untuk mengisi pos-pos lembaga dan departemen hingga struktur organisasi terbentuk utuh, siap untuk dilantik dan bekerja penuh.