PURBALINGGA – Menjelang datangnya bulan suci Ramadan 1447 H, Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Karanganyar melaksanakan kegiatan sosial yang penuh keberkahan. Pengurus PAC secara resmi mentasarufkan (menyalurkan) lima buah Al-Qur’an kepada Pimpinan Ranting (PR) IPNU-IPPNU Jambudesa di Gedung NU Karanganyar pada Sabtu (14/2/2026).
Agenda pentasarufan ini tidak berdiri sendiri, melainkan memanfaatkan momentum strategis pendidikan kaderisasi yang tengah berlangsung. Penyerahan bantuan kitab suci tersebut dilaksanakan bertepatan dengan agenda Training of Fasilitator (ToF) PC IPNU-IPPNU Kabupaten Purbalingga.
Kegiatan ToF tersebut secara khusus difokuskan untuk wilayah Koordinasi Kecamatan (Korcam) 4, yang mencakup basis pergerakan pelajar NU di empat wilayah, yakni Kecamatan Karanganyar, Kertanegara, Karangmoncol, dan Rembang. Kehadiran delegasi dari berbagai kecamatan membuat seremonial penyerahan ini disaksikan oleh banyak kader pemuda NU.
Sebagai organisasi pelajar NU yang dinamis, PAC IPNU-IPPNU Karanganyar terbilang rutin menggelar berbagai aksi dan kegiatan sosial di tengah masyarakat. Tidak hanya tanggap merespons isu kemanusiaan fisik—seperti penggalangan donasi saat terjadi musibah banjir atau bencana alam—mereka juga memiliki kepedulian tinggi terhadap pemenuhan sarana spiritual dan literasi keagamaan di tingkat ranting (desa).
Ketua PAC IPNU Karanganyar, Muhammad Fahmi, memaparkan bahwa langkah pentasarufan ini diambil bukan sekadar formalitas menjelang Ramadan, melainkan hasil dari pemetaan kebutuhan setiap ranting. Menurutnya, bantuan akan jauh lebih bermanfaat jika disesuaikan dengan aktivitas nyata yang digerakkan oleh pimpinan di akar rumput.
"Kami mentasarufkan Al-Qur'an ini dengan melihat langsung kebutuhan dan aktivitas yang secara rutin dibawakan oleh pimpinan ranting. Khusus untuk PR Jambudesa, kami memantau bahwa setiap datangnya bulan Ramadan, mereka sangat aktif melaksanakan kegiatan tadarus Al-Qur'an secara berjemaah," ungkap Muhammad Fahmi.
Lebih lanjut, Fahmi menegaskan komitmen pengurus untuk terus menghadirkan program yang tepat sasaran bagi ranting-ranting lainnya. "Jadi, kami ingin memfasilitasi semangat yang luar biasa itu. Ke depannya, besar harapan kami untuk dapat terus berkontribusi secara nyata kepada ranting-ranting yang lain, tentu saja sesuai dengan kebutuhan esensial mereka masing-masing," tambahnya.
Prosesi ijab qabul atau serah terima fasilitas ibadah ini berlangsung khidmat. Sekretaris PAC IPNU Karanganyar, Fathurrohman, bertindak langsung mewakili pengurus anak cabang untuk menyerahkan kelima mushaf Al-Qur’an tersebut. Penyerahan ini menandai akad keikhlasan dari pihak pemberi kepada penerima manfaat.
Di pihak penerima, perwakilan PR IPNU-IPPNU Jambudesa, Zulfikri, menyambut baik amanah yang diberikan oleh pimpinan anak cabang. Ia menerima Al-Qur'an tersebut dengan antusias dan mengapresiasi kepekaan PAC terhadap denyut aktivitas para kader di desa.
"Kami mewakili teman-teman PR IPNU-IPPNU Jambudesa mengucapkan terima kasih atas perhatian dari PAC. Kami berharap donasi Al-Qur’an ini benar-benar menjadi manfaat yang berkelanjutan untuk ranting kami, serta mampu terus menebarkan manfaat kepada semua pihak, khususnya masyarakat di desa," tutur Zulfikri penuh syukur.
Zulfikri juga menyoroti pentingnya nilai persaudaraan di balik penyerahan bantuan tersebut. "Melalui momentum baik ini, semoga kita bisa terus menjaga hubungan erat dan memperkuat tali silaturahmi, baik dengan PAC maupun dengan sesama Pimpinan Ranting yang tersebar di seluruh Kecamatan Karanganyar," tegasnya.
Kegiatan pentasarufan Al-Qur'an ini menjadi cerminan bahwa roda organisasi pelajar NU berjalan dengan seimbang antara peningkatan kapasitas intelektual melalui pelatihan, dan aksi kepedulian di lapangan. Menjelang bulan suci Ramadan 1447 H, inisiatif ini diharapkan mampu memantik semangat literasi Al-Qur'an yang lebih masif, sembari terus memupuk nilai solidaritas kemanusiaan serta kepekaan sosial generasi muda Nahdlatul Ulama di masa mendatang.